Mengapa Anda Harus Merawat Kulit Anda

Sebelum Anda dapat mempertimbangkan apa yang harus Anda lakukan untuk merawat kulit Anda, Anda harus tahu lebih banyak tentang kulit dan fungsinya. Kulit adalah organ dari sistem yg menutupi dan terdiri dari beberapa lapisan berbeda yang tidak digunakan. Fungsi utamanya adalah perlindungan tetapi juga mensintesis vitamin A dan D dan memberikan sensasi. Ini melindungi organ-organ internal dan otot, melindungi terhadap patogen dan melindungi terhadap panas dan dingin yang berlebihan oleh isolasi.

Rata-rata orang memiliki 1 ½ -2 m² kulit yang rata-rata tebal dua-tiga milimeter dan sejauh ini merupakan organ terbesar di (atau itu ‘on’) tubuh. Setiap 6 ½ cm (1 inci ²) mengandung sekitar: 20 pembuluh darah, 650 kelenjar keringat, 60.000 melanosit dan 1.000+ ujung saraf. Melanosit memberikan pigmentasi, yang awalnya tergantung pada iklim negara kelahiran. Hal ini tidak lagi selalu terjadi di negara-negara yang nenek moyangnya juga beremigrasi, tetapi mempertahankan pigmentasi asli mereka. Pigmentasi ini memberikan perlindungan penting terhadap sinar ultra-violet (UV) matahari, yang dapat menyebabkan kanker kulit (melanoma). Ini juga mengandung enzim DNA, yang membantu memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh UV.

Kulit di semua fauna memenuhi fungsi perlindungan, tetapi kesamaannya tidak selalu berjalan lebih jauh. Kulit sebagian besar mamalia tahan terhadap penyerapan dan dapat ditutupi rambut, yang jika cukup tebal disebut bulu. Rambut ini bisa membantu kulit dengan insulasinya; memberikan kamuflase dan bahkan ketertarikan seksual dengan tampilan, sensasi dan transmisi aroma (bau badan dan feromon). Kulit reptil dan ikan keras dan bertulang, biasanya dilindungi lebih lanjut oleh sisik dan kulit amfibi sering lebih tipis dan permeabel.

Apa yang kita sebut kulit manusia sebenarnya tiga lapis tebal: lapisan luar atau epidermis menyediakan perlindungan kedap air dan lainnya. Ia tidak memiliki pembuluh darah sehingga tidak dipelihara langsung oleh tubuh, melainkan oleh osmosis dari dermis di bawahnya. Ini sebenarnya terdiri dari empat strata (lima di kaki). Lapisan terluar, atau korneum, terdiri dari 25-30 lapisan sel mati dan diproduksi oleh lapisan terendah, yang secara bertahap ‘mengapung ke permukaan’ saat lapisan permukaan mengikis. Seluruh proses memakan waktu sekitar 30 hari dari awal sampai akhir.

Kulit harus tetap bersih agar dapat menjalankan fungsinya. Jika tidak dibersihkan (dicuci) cukup teratur, sel-sel mati, yang terus jatuh dapat menempel di keringat berminyak yang dihasilkan oleh kulit itu sendiri. Campuran kulit mati, keringat, minyak, dan kotoran ini akan menarik mikroba, ragi, dan flora lain yang akan berusaha ‘memakan’ (menguraikannya), yang menghasilkan bau yang tidak menyenangkan dan dapat semakin menyumbat kelenjar keringat. Kulit yang tidak diairi dengan benar oleh tubuh dapat memecahkan kuman dan patogen yang memungkinkan masuk dan menyebabkan masalah yang lebih serius.

Namun, tidak peduli seberapa banyak Anda mencuci kulit, ia akan selalu memiliki ‘ladang’ flora dan fauna sendiri (ragi dan bakteri) yang tumbuh dan memakannya! Diperkirakan setiap inci persegi kulit memiliki 50.000.000 bakteri di dalamnya – minimum! Wajah mungkin memiliki sepuluh kali lebih banyak, karena lebih berminyak.

Yang perlu Anda lakukan hanyalah menyesuaikan pakaian Anda untuk iklim; izinkan cahaya dan udara yang cukup ke tubuh Anda dan jagalah agar tetap bersih. Meskipun demikian, setiap peradaban berusaha untuk menutupi atau meningkatkan bau alami dari tubuh yang bersih dengan semacam persiapan alam atau kimia.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *